Langsung ke konten utama

Alur Tujuan Pembelajaran Fase C dan D (Kelas V, VI, VII VIII, dan IX) Pendidikan Agama Katolik

"Ganti menteri ganti kurikulum" sudah menjadi fakta yang tidak terbantahkan. kenyataan ini membuat guru bekerja lebih ekstra terutama dalam upaya memahami arah kebijakan baru dalam kurikulum yang baru. 

Selain itu guru menjadi tidak fokus untuk mempelajari bagaimana metode pengajaran yang benar-benar berorientasi pada peserta didik. Guru menjadi lebih fokus pada pembenahan admistrasi pembelajaran sesuai tinututan kurikulum.

Walau ada sisi negatif dari pergantian kurikulum, tidak bisa dipungkiri jika pergantian kurikulum membawa dampak positif bagi guru. Hal ini membuat guru dan tenaga kependidikan terus mengoptimasi pengetahuan dan keterampialannya dalam mendidik dan mengajar sesuai tuntutan perkembangan zaman dan dalam melengkapi administrasi pembelajarannya.

Guru Mengajar
Foto: Christina Morillo dari pexels.com

Kadang guru terlalu nyaman dengan metode dan pendekatan yang dilakukannya tetapi ternyata hal itu sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan dan perubahan yang dialami peserta didik. Hal inilah yang wajib disadari oleh guru.

Dalam Kurikulum Merdeka yang berlaku saat ini, salah satu administrasi yang wajib disiapkan adalah menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Sebelum menyusunnya, guru tentu harus paham tentang apa yang dimaksud dengan ATP itu sendiri. 

Menurut Pusat Infromasi Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Alur Tujuan Pembelajaran dipahami sebagai berikut:

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dalam Kurikulum Merdeka  merupakan rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis dalam satu fase, untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan. ATP berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam merencanakan pembelajaran dan asesmen, serta membantu siswa mencapai CP secara bertahap.

Berdasarkan konsep di atas, pada kesempatan ini penulis coba membagikan ATP Pendidikan Agama Katolik Fase C dan fase D. Fase C untuk kelas V dan kelas VI sedangkan Fase D untuk kelas VII, VIII dan kelas IX. 

ATP yang akan dibagikan ini merupakan hasil dari pemahaman penulis sendiri dan mungkin saja berbeda dengan konsep atau pemahaman yang bapak dan ibu guru miliki. Jika terjadi perbedaan biarlah hal itu mendorong untuk terciptanya kolaborasi demi kepentingan bersama sebagai guru pengasuh pelajaran agama katolik.

ATP yang dibagikan ini jabarkan dalam bentuk tabel sehingga memudahkan penguna megerti alurnya dari Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP) hingga akhirnya tercipta Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). 

ATP yang dibagikan ini dalam bentuk file pdf sehingga bapak dan ibu guru mudah untuk mendownloadanya. 

Untuk Kelas V dan VI LIHAT DAN DOWNLOAD DI SINI

Sedangkan untuk kelas VII, VIII dan Kelas IX SILAKAN CEK DI SINI

Kiranya file yang dibagikan ini bermanfaat bagi bapak dan ibu guru Pendidkan Agama Katolik di mana pun berada. Jangan lupa ikuti kami untuk mendapat info terkini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Mendalam Tema Panggilan Hidup Manusia Kelas 12 Semester Ganjil

Pembelajaran mendalam merupakan salah satu pendekatan dalam aktivitas pembelajaran. Ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Kemendikdasmen guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Langkah ini mengharuskan guru untuk mengadaptasi kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan di ganti dengan Perencaanaan Pembelajaran Guru tentu saja dituntut untuk mempelajarinya terlebih dahulu mulai dari konsep hingga  alur penyusunannya. Pembelajaran mendalam dipahami sebagai "pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu". Suster  DW (Dughters of Wisdom) saat berkunjung ke SMAN 1 Pahunga Lodu Gambar: Yasintus Ariman dari pexels.com Dalam pemeblajaran mendalam ada empat komponen yang mesti dikerjakan guru Identifikasi, De...

RPP Agama Katolik Kelas VII dan VIII

Menurut Permendikbud No.  22  Tahun  2016 tentang standar proses Pendidikan Dasar dan Menengah, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dimengerti sebagai rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu atau lebih pertemuan.  RPP dikembangkan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran. Penyusunan RPP bukan hanya sekedar urusan persiapan administratif seperti yang diyakini sebagian guru, melainkan kegiatan yang melekat pada pembelajaran sebagai sebuah  proses.  Dalam  sudut pandang manajemen,  kegiatan  perencanaan  selalu mendahului kegiatan pencapaian tujuan. Penyusunan dan pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun dalam kelompok MGMP dan KKG. Photo Anastasia  Shuraeva dari pexels.com Seiring berjalannya waktu, kurikulum pendidikan berubah dari kurikulum 13 berubah menjadi kurikulum merdeka. Dalam kurikulum merdeka dikenal adanya modul ajar dan juga RPP. Modul ajar merupakan suatu perangkat ajar ...

Memahami Alur Perencanaan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran , bermakna , dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu. Memuliakan :  Dalam penerapan pembelajaran mendalam semua pihak yang terlibat saling menghargai dan menghormati dengan mempertimbangkan potensi, martabat dan nilai-nilai kemanusiaan. Berkesadaran:  Pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan Bermakna:  Peserta didik dapat merasakan manfaat dan relevansi dari hal-hal yang dipelajari untuk kehidupan. Peserta didik mampu mengkonstruksi pengetahuan baru berdasarkan pengetahuan lama dan menerapkan peng...