Langsung ke konten utama

RPP Agama Katolik Kelas VII dan VIII

Menurut Permendikbud No.  22  Tahun  2016 tentang standar proses Pendidikan Dasar dan Menengah, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dimengerti sebagai rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu atau lebih pertemuan. 

RPP dikembangkan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran. Penyusunan RPP bukan hanya sekedar urusan persiapan administratif seperti yang diyakini sebagian guru, melainkan kegiatan yang melekat pada pembelajaran sebagai sebuah  proses. 

Dalam  sudut pandang manajemen,  kegiatan  perencanaan  selalu mendahului kegiatan pencapaian tujuan. Penyusunan dan pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru secara individu maupun dalam kelompok MGMP dan KKG.

Photo Anastasia  Shuraeva dari pexels.com

Seiring berjalannya waktu, kurikulum pendidikan berubah dari kurikulum 13 berubah menjadi kurikulum merdeka. Dalam kurikulum merdeka dikenal adanya modul ajar dan juga RPP. Modul ajar merupakan suatu perangkat ajar yang dipakai untuk merencanakan pembelajaran. Semua komponen RPP termuat dalam modul ajar. 

Dengan demikian jika guru sudah menyusun modul ajar maka tidak perlu lagi menyusun RPP. Modul ajar lebih lengkap bila dibandingkan dengan RPP. Karena bentuknya yang lengkap, maka modul ajar bisa diberikan kepada peserta didik untuk belajar secara mandiri.

Berbeda dengan modul ajar, RPP hanya bisa dipergunakan oleh guru. Dalam proses penyusunan RPP, acuannya adalah Suret Edaran Kemendikbudristek No. 14 Tahun 2019. Berdasarkan Surat Edaran ini, RPP mesti disederhanakan. RPP yang disederhanakan ini mengusung tiga prinsip, yakni efektif, efisien, dan berorientasi pada peserta didik.

Senada dengan konsep-konsep di atas, berikut ini akan dibagikan salah satu contoh RPP kurikulum merdeka untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik kelas VII dan kelas VIII semester ganjil. RPP yang dibagikan di sini merupakan semua RPP khusus untuk semester ganjil.

RPP Agama Katolik Kelas VII (Fase D)

Sepanjang semester ganjil ini, untuk kelas VII ada Delapan (8) RPP yang disusun. Semua kompetensi yang ada dalam RPP ini sudah disesuaikan dengan buku pandungan pengajaran Agama Katolik kurikukum merdeka. 

Masing-masing RPP dirancang untuk satu kali pertemuan. Rincian RPP agama katolik kelas VII sebagai berikut:

  1. RPP 1: Aku Citra Allah yang Unik
  2. RPP 2: Aku Bangga sebagai Perempuan atau Laki-laki
  3. RPP 3: Aku Memiliki Kemampuan
  4. RPP 4: Kemampuanku Terbatas
  5. RPP 5: Peran keluarga bagi Perkembanganku
  6. RPP 6:  Peran Teman Bagi Perkembanganku
  7. RPP 7: Peran Sekolah bagi Perkembanganku
  8. RPP 8: Peran Gereja Bagi Perkembanganku

Semua RPP di atas digabungkan dalam satu file. RPP Agama Katolik kelas VII semester ganjil selengkapnya bisa LIHAT & DOWNLOAD DI SINI

RPP Agama Katolik Kelas VIII (Fase D)

Untuk kelas VIII, sepanjang semester ganjil ada Sembilan (9) RPP yang disusun. RPP ini juga dirancang untuk satu kali pertemuan ataiu tatap muka. Berikut pembagian lengkapnya: 

  1. RPP 1: Yesus Pemenuhan Janji Allah
  2. RPP 2: Yesus Mewartakan Kerajaan Allah Melalui Perumpamaan
  3. RPP 3: Yesus Mewartakan Kerajaan allah Melalui Tindakan atau Mukjizat
  4. RPP 4: Panggilan Murid-murid Yesus
  5. RPP 5: Tugas Perutusan Sebagai Murid Yesus
  6. RPP 6: Sengsara dan Wafat Yesus
  7. RPP 7: Kebangkitan Yesus
  8. RPP 8: Yesus Naik Ke Surga
  9. RPP 9: Yeusu Mengutus Roh Kudus

Sama seperti kelas VII, RPP  untuk kelas VIII juga sudah disesuaikan dengan buku pegangan guru Pendidikan agama Katolik berdasarkan Kurikulum Merdeka (Kumer). Kesembilan RPP di atas juga sudah digabungkan ke adalam satu file pdf. RPP Agama Katolik kelas VII semester ganjil selengkapnya bisa LIHAT DAN DOWNLOAD DI SINI

RPP yang dibagikan di atas murni untuk membantu bapak dan iu guru katolik dalam memperlancar proses pembelajaran. RPP yang dibagikan ini tentu tidak luput dari kekurangan. Kritik dan saran membangun sangat diharapkan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Mendalam Tema Panggilan Hidup Manusia Kelas 12 Semester Ganjil

Pembelajaran mendalam merupakan salah satu pendekatan dalam aktivitas pembelajaran. Ini merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Kemendikdasmen guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Langkah ini mengharuskan guru untuk mengadaptasi kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan di ganti dengan Perencaanaan Pembelajaran Guru tentu saja dituntut untuk mempelajarinya terlebih dahulu mulai dari konsep hingga  alur penyusunannya. Pembelajaran mendalam dipahami sebagai "pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu". Suster  DW (Dughters of Wisdom) saat berkunjung ke SMAN 1 Pahunga Lodu Gambar: Yasintus Ariman dari pexels.com Dalam pemeblajaran mendalam ada empat komponen yang mesti dikerjakan guru Identifikasi, De...

Memahami Alur Perencanaan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran , bermakna , dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu. Memuliakan :  Dalam penerapan pembelajaran mendalam semua pihak yang terlibat saling menghargai dan menghormati dengan mempertimbangkan potensi, martabat dan nilai-nilai kemanusiaan. Berkesadaran:  Pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan Bermakna:  Peserta didik dapat merasakan manfaat dan relevansi dari hal-hal yang dipelajari untuk kehidupan. Peserta didik mampu mengkonstruksi pengetahuan baru berdasarkan pengetahuan lama dan menerapkan peng...