Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pembina umat

Jean-Jacques Rousseau dan Sumbangan Pemikirannya dalam Dunia Pendidikan (Telaah Kritis dalam Konteks Pendidikan Indonesia dan Perspektif Pendidikan Katolik)

Pendahuluan Jean-Jacques Rousseau (1712–1778) merupakan salah satu filsuf besar dalam era Pencerahan yang pemikirannya memiliki pengaruh mendalam terhadap perkembangan teori pendidikan modern. Melalui karya monumentalnya Émile, ou De l’éducation (1762), Rousseau memperkenalkan pendekatan pendidikan yang menempatkan anak sebagai subjek utama proses belajar, bukan sekadar objek pembentukan sosial ¹ . Dalam konteks pendidikan kontemporer (termasuk di Indonesia) pemikiran Rousseau relevan untuk menanggapi tantangan pendidikan yang masih cenderung berorientasi pada capaian kognitif, standar ujian, dan pendekatan seragam. Lebih jauh, gagasan Rousseau juga dapat dibaca secara dialogis dengan perspektif Pendidikan Katolik yang menekankan martabat manusia, perkembangan integral pribadi, dan pembentukan hati nurani. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran pendidikan Jean-Jacques Rousseau secara akademik, menelaah sumbangannya bagi dunia pendidikan, serta merefleksikan relevansinya dalam ...

Menjadi Pekerja yang Diutus Tuhan (Renungan Harian Katolik Minggu 06 Juli 2025)

Minggu Biasa XIV Thn. C Bacaan 1 Yes 66: 10-14c  Bacaan 2 Gal 6: 14-18 Bacaan Injil Luk 10: 1-9 Renungan Untuk Pembina Umat dan Guru Agama Katolik Injil hari ini, dari Lukas 10:1-9, menampilkan salah satu momen penting dalam pelayanan Yesus: pengutusan tujuh puluh murid yang lain. Ini adalah sebuah panggilan dan perutusan, di mana Yesus secara sadar mengutus para murid-Nya ke tempat-tempat yang akan Ia datangi. Ia tidak mengutus mereka dengan kemewahan atau jaminan duniawi, tetapi dengan semangat kesederhanaan, kerendahan hati, dan damai. Sebagai pembina umat dan guru agama Katolik, kita adalah bagian dari mereka yang telah diutus. Kita diutus bukan atas nama kita sendiri, tetapi atas nama Yesus Kristus dan demi Kerajaan Allah. Renungan ini mengajak kita semua untuk kembali menyadari makna panggilan dan perutusan kita dalam terang sabda Tuhan hari ini. Ada lima (5) poin penting untuk kita renungkan bersama: Pertemuan PUGA (Pembina Umat dan Guru Agama) Paroki St. Andrreas Ngallu, Su...

Percikan Permenungan Hari Raya Pentakosta Minggu 19 Mei 2024

Tiga bacaan di hari Minggu Pentakosta semuanya berbicara tentang Roh Kudus.  Bacaan Pertama diambil dari Kisah Para Rasul 2: 1-11; bacaan kedua dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia 5: 16-25 dan bacaan Injil dari Yohanes 15: 26-27; 16: 12-15. Mari kita menelisik lebih dalam dan menemukan percikan permenungan dari bacaan-bacaan ini. Pertama, Roh Kudus dan Bahasa Dalam bacaan pertama, kita mendengar orang banyak yang saat itu sedang berziarah ke Yerusalem mengerti kata-kata dari mereka yang dipenuhi oleh Roh Kudus. Pada masa itu, bahasa Yunani menjadi bahasa internasional. Bisa jadi, mereka mengerti karena pemakaian bahasa umum tersebut. Namun yang pasti, mereka mendengar isi kesaksian orang-orang yang dipenuhi oleh Roh Kudus itu yang berbicara tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah. Gambar: pixabay.com Kisah singkat ini mengajarkan kita bahwa Roh Kudus selalu menuntun kita untuk memakai bahasa kita dengan bijak. Apapun yang keluar dari mulut kita, hendakn...